Pantai Lembongan

Untuk pergi ke Lembongan, Anda memiliki 2 opsi. Yang pertama adalah dengan ikut kapal pesiar (cruise) dari Pelabuhan Benoa. Cruise tersebut akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam untuk mencapai Pulau Lembongan. Beberapa ratus meter dari bibir pantai Lembongan, cruise akan berhenti di titik spot snorkeling. Di situ seluruh penumpang cruise bisa bebas snorkeling, kayaking, banana boat, coral explorer, dll.

Nah karena di pelabuhan Benoa ada beberapa pilihan cruise dengan aktivitas yang berbeda-beda, maka saya sarankan Anda untuk terlebih dahulu menanyakan aktivitas dari masing-masing cruise. Kalau Anda senang house music alias ajeb-ajeb di dalam cruise Anda mungkin bisa memilih Bounty Cruise. Berhubung saya lebih tertarik pada cruise dengan fasilitas petualangan air terlengkap, Saya pun memilih Bali Fun Ship.

Di dalam Fun Ship, music yang diputar sepanjang perjalanan relatif easy listening. Semacam aliran top 40 lah :) dengan sesekali diselipkan musik-musik khas pantai macam reggae dari mbah Bob Marley. Yang jelas selama perjalanan 1 jam itu selain Anda bisa berkeliling kapal 3 lantai tersebut, Anda pun bisa juga jika ingin memilih tidur untuk mempersiapkan stamina snorkeling nanti. Itu yang saya lakukan, tiduur daripada hoek-hoekk :D Ya gelombang laut yang naik turun memang bisa mengocok perut Anda, jika tak terbiasa ya akhirnya mabok laut hihi..


Siap meluncuuuur, snorkeling, Yeay!!

Begitu mendekati pulau lembongan, kami semua dibuat takjub dengan beningnya air laut di sana. Bukan biru lagi, tapi biru toska (apa siih).. dasar laut yang berpasir putih bahkan bisa dilihat dengan jelas. Padahal (menurut kru cruise), kedalamannya masih 3 meteran. Ikan-ikan berwana kuning, biru, ungu, nampak berseliweran di sekitar cruise. Kami pun sandar di tengah laut, sekitar 500 meter dari bibir pantai Lembongan. Huwaaa.. tak sabar rasanya pengen langsung nyemplung!

Tak usah khawatir membawa alat snorkeling seperti kacamata, selang udara, sepatu katak, atau pun pelampung. Semua sudah tersedia di cruise. Jumlahnya juga cukup banyak. Seratusan penumpang cruise pun tak perlu berebut. Para kru cruise pun sangat welcome dalam membantu penumpang. Beneran, saya yang tidak begitu jago berenang pun, bisa dengan cukup pede nyemplung untuk snorkeling. Kan pake pelampung, jadi ga bakal tenggelam dong hehee..

Sebelum kami nyebur, para kru cruise sengaja menyebar remah-remah roti di sekitar anjungan untuk snorkeling, dan woww..ikan-ikan pun berkumpul! Kami yang hendak snorkeling pun diberi roti jika hendak memberi makan sendiri. Bener-bener puas deh, berenang dan menikmati terumbu karang yang masih alami.

 Capek snorkeling, Anda bisa beralih kayaking. Mendayung-dayung sendiri di laut yang te tenang, dengan kayak. Atau mau memacu adrenalin dengan banana boat, bisa juga. Bebas! terakhir Anda bisa naik perahu khusus untuk coral explorer. Perahu tersebut dilengkapi dengan kaca tembus pandang di bagian bawahnya, sehingga Anda akan ternganga-nganga melihat terumbu karang dengan jelas dan juga berbagai ikan warna-warni.
Semua aktifitas itu bisa Anda nikmati dengan bebas. Bahkan jika Anda mau bolak-balik banana boat atau snorkeling pun tak masalah. Aktifitas tersebut berlangsung sekitar 2 jam. Setelah itu, Anda bisa bilas atau pun langsung makan siang. Jangan khawatir kehabisan, stoknya berlimpah! Padahal dua kali saya ikut Fun Ship ini, seluruh penumpangnya adalah orang asing alias bule dengan porsi makan besar-besar. Anda juga bebas nambah makanan sesuka hati. Suerrr makanannya buaanyaak..! Ada salad, roti, nasi, mie goreng, nugget, beraneka macam sosis, sate ayam, french fries, ikan bakar, ikan goreng, dan bermacam buah-buahan!

Selesai makan, kami pun diangkut dengan boat menuju coconut resort di pantai Pulau lembongan. Jika Anda menginap di Coconut resort, Anda bisa langsung check in dan siap-siap terpesona dengan pemandangan di setiap kamar yang semuanya langsung menghadap ke pantai. Dahsyat!
Waiting for spa n' massage at Coconut Resort day#2

Suami takjub melihat pemandangan dari kamar
Nah, itu alternatif pertama untuk ke Lembongan. Alternatif yang kedua, Anda bisa ke sana dengan naik fast boat dari Pantai Sanur. Fast boat lebih cepat, kurang dari 30 menit Anda sudah mencapai Lembongan.

Pada kunjungan kedua kami ke lembongan ini kami memang menggunakan fast boat dari pantai Sanur lantaran pesawat Air Asia dari Jogja baru mendarat pukul 8.30, sementara perjalanan dari bandara hingga pelabuhan perlu waktu 1 jam, sedangkan cruise berangkat pukul 9 tepat.

Untunglah, driver sekaligus tour guide langganan kami kereeen deh ngatur jadwalnya. Kami bisa dilarikan untuk ikut fast boat dari Sanur pukul 9.30. Sampai Lembongan jam 10.00 kami langsung bisa cek in di Coconut Resort dan meletakkan barang-barang di kamar. Setelah itu, kami diangkut dengan perahu menuju Fun Ship yang telah tiba. Jadi meski ke sana naik fast boat, tetap bisa diatur supaya kami join aktivitas air di cruise.

Sore harinya, saat penumpang cruise kembali ke Bali. Kami yang menginap bisa melanjutkan petualangan di Pulau Lembongan. Kami menyewa sepeda motor keliling pulau. Bahkan keesokan harinya kami bisa menyewa perahu nelayan untuk membawa kami ke spot snorkeling lainnya yang terkenal di pulau itu. Pokoknya puaass dehh.. Apalagi cuaca juga selalu cerah (sementara di Solo dan Jogja mendung setiap hari, bahkan Jakarta banjirr). Sewa kapal nelayan untuk snorkeling sendiri, 2 jam, Rp 400.000,- untuk 2 pax, worthed bangett, nelayan di sana tau banget spot-spot snorkeling yang dahsyat, selain itu alatnya juga lengkap, tak perlu lagi sewa kacamata, sepatu katak, atau pun pelampung. Selain itu, bisa sekalian berbagi penghasilan pada nelayan tradisional kan :)
Berenang dengan latar laut dan gunung Agung
Untuk sewa sepeda motor cukup Rp50.000 saja ke penduduk lokal. Gak pake ninggal KTP, nggak pake nulis administrasi. Langsung bayar di muka and go! Setelah selesai, katanya kami boleh bebas parkir motor dimana saja, ntar diambil sama yang punya hihi.. Dan asal tahu saja, semua sepeda motor di pulau ini gak ada yang pake plat nomor. Menurut bli Komang yang kami pinjam motornya, "Buat apa plat nomor, polisi juga tak ada di sini,"
 
 
 
 
 
 
 
Sumber : http://nadiabertutur.blogspot.com/2013/02/traveling-pulau-lembongan-pantai-ter.html

About the author

Admin
Donec non enim in turpis pulvinar facilisis. Ut felis. Praesent dapibus, neque id cursus faucibus. Aenean fermentum, eget tincidunt.

0 komentar:

Copyright © 2014 Indonesiaku