Beda Rupiah Terpuruk Era Jokowi dan SBY



Kondisi nilai tukar rupiah sudah mulai mengkhawatirkan. Pasalnya, rupiah telah melemah hingga menembus Rp 13.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan rupiah ini pun mempengaruhi banyak hal. Pemerintah pun mengambil langkah-lanngkah guna membuat rupiah kembali menguat.

Tak hanya di era Presiden Jokowi, pelemahan rupiah juga terjadi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun ternyata pelemahan rupiah kali ini berbeda situasinya dengan yang terjadi di era kepemimpinan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Artikel tentang perbedaan pelemahan rupiah di era Jokowi dan SBY paling tuai perhatian pembaca Selain soal rupiah, pembaca juga menyoroti soal seluk beluk batu mulia termasuk batu akik di dalamnya. Berikut daftar lengkap 5 berita paling tuai perhatian, Jumat (13/3/2015):

1. Ini Beda Risiko Pelemahan Rupiah di Era SBY dan Jokowi


Nilai tukar rupiah dalam dua pekan ini masih bergerak di kisaran Rp 13.000 per dolar AS. Namun demikian Bank Indonesia memastikan pelemahan tersebut masih yang terbaik jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya.

Tahukah Anda bahwa pelemahan rupiah kali ini berbeda situasinya dengan yang terjadi serupa di era kepemimpinan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono?

2. Meski Rupiah Ambruk, RI Tak Bakal Krisis

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil menegaskan, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi saat ini hanya bersifat temporal. Kendati telah menembus level Rp 13.200 per dollar AS atau level yang sama saat terjadi krisis ekonomi di tahun 1998, namun kondisi saat ini jauh berbeda dengan berbeda dengan krisis pada 17 tahun yang lalu.

"Jangan dibandingkan 1998 dengan sekarang, itu salah. Di 1998 Indonesia depresi dari Rp 2.400 per dolar AS ke level Rp 13.000 per dolar AS hingga Rp 14.000 per dolar AS. Itu kenaikannya sampai ratusan persen. Sekarang hanya 5 persen dan yang dialami Malaysia lebih tinggi, Euro lebih tinggi," kata dia seperti ditulis Kamis (12/3/2015).

3. Begini Seluk Beluk Batu Akik yang Kini Jadi Buruan

Fenomena demam batu mulia atau batu akik belakangan ini membuat masyarakat Indonesia terhipnotis. Bahkan ada yang berani menghargai koleksi batunya dengan kocek besar. Namun apakah masyarakat sudah tahu apa batu mulia itu?.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) R. Sukhyar mengungkapkan, Batu mulia (Gemstones) adalah segala jenis batuan, mineral dan bahan alam lainnya termasuk beberapa jenis bahan organik yang setelah diproses dengan sentuhan teknologi memiliki keindahan dan ketahanan yang mencukupi untuk dijadikan sebagai batu permata

4. Begini Cara Menentukan Harga Batu Mulia

Batu mulia atau batu akik yang kini tengah digandrungi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan, dijual dengan harga yang beragam. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar mengungkapkan ada empat hal yang menentukan pembentukan harga batu mulia.

Rupiah memimpin penurunan mata uang di Asia dan mencapai pelemahan terparah dalam 16 tahun terakhir setelah Bank Indonesia memberikan sinyal bahwa rupiah baik-baik saja. Alhasil, keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) terus menghantam rupiah hingga ke atas level US$ 13.200 per dolar AS.

0 komentar:

Dolar Melemah, Rupiah Masih Terkapar di Akhir Pekan



Tekanan dolar terhadap sebagian besar mata uang di negara berkembang akhirnya mereda lantaran para investor lebih memilih menanti sinyal dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) terkait kebijakannya menaikkan suku bunga. Meski dolar melemah, rupiah tercatat masih lesu dan sempat kembali ke level 13.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Data valuta asing Bloomberg, Jumat (13/3/2015) menunjukkan nilai tukar rupiah melemah 0,08 persen ke level 13.192 per dolar AS. Rupiah juga sempat melemah lebih jauh ke level 13.200 per dolar AS pada perdagangan pukul 9:32 wajktu Jakarta.

Rupiah sebelumnya dibuka melemah di level 13.185 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level 13.182 per dolar AS. Hingga menjelang siang, nilai tukar rupiah masih aktif berfluktuasi di kisaran 13.167 - 13.200 per dolar AS.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) juga mencatat nilai tukar rupiah nyaris kembali ke level 13.200 per dolar AS. Rupiah melanjutkan pelemahan dari hari-hari sebelumnya di level 13.191 per dolar AS.

Mengutip laman Bloomberg, dolar akhirnya mengalami koreksi setelah menguat cukup fantastis dalam tujuh hari terakhir.

"Langkah para investor semalam sangat konsisten dengan koreksi kecil di tengah laju penguatan dolar tertinggi sepanjang sejarah, kata Sam Tuck, pakar strategi mata uang senior di ANZ Bank New Zealand Ltd.

Dalam sepekan terakhir, nilai tukar dolar AS memang mengalami penguatan cukup signifikan sebesar 2,2 persen. Sayangnya, meski dolar melemah, nilai tukar rupiah masih belum pulih dan tetap berkutat di kisaran 13.190 - 13.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini. (Sis/Nrm)

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/2190289/dolar-melemah-rupiah-masih-terkapar-di-akhir-pekan

0 komentar:

Pulau Terfavorit di Kepulauan Seribu

Ya! Pulau Tidung menduduki peringkat pertama yang menjadi favorit traveler. Kini, pulau dengan ikon jembatan cinta ini semakin naik pamor di mata para traveler.

Ada 2 pulau yang terdapat di kawasan Tidung, yakni Tidung besar dan Tidung kecil. Kedua pulau tersebut dihubungkan oleh jembatan kayu yang memiliki panjang 800 m. Banyak traveler yang berlalu lalang di atas jembatan itu.

Tidung besar selalu dipenuhi traveler untuk mengahabiskan waktu liburan. Sedangkan Tidung Kecil merupakan tempat budidaya mangrove oleh penduduk setempat.

0 komentar:

Copyright © 2014 Indonesiaku