GAMELAN Kepulauan Raja Ampat Garuda Wisnu Kencana Pulau Komodo Candi Penataran CandiPrambanan Candi Borobudur BATIK WAYANG

Alasan Susi Pudjiastuti Ancam Mundur Jadi Menteri

Metrotvnews.com, Jakarta: Kurang dari dua minggu menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sudah mengancam mundur. Hal tersebut lantaran dirinya kecewa terhadap kekayaan laut Indonesia yang terus dikuras nelayan lokal dan dijarah nelayan asing.

"Penangkapan ikan harus dibatasi. Kalau ini tidak terjadi (pembatasan penangkapan ikan), saya tidak mau jadi menteri lagi," ucap Susi, saat ditemui di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2014).

Ia menjelaskan, bahwa pembatasan ini akan menghapus kebiasaan penangkapan ikan yang bebas seperti yang terjadi sekarang ini. Selain itu, lanjutnya, pembatasan ini juga akan menciptakan keberlanjutan sumber daya alam laut.

"Ini termasuk aturan dalam teritorial kita. Harus ada pengetatan ukuran, musim tangkap serta metode penangkapan," tegasnya.

Maka dari itu, papar Susi, KKP bersama para duta besar negara yang bersinggungan dengan wilayah laut Indonesia akan bekerjasaama mengatur pembatasan penangkapan ikan.

Begitu juga dengan aturan moratorium izin kapal asing baru di Indonesia, yang aturan Kepmen-nya telah ditandatangan pihak Kemenkumham.

"Ini bentuk MoU, saya tidak mau tanda tangan MoU kalau hasilnya tidak signifkan seperti ini. Pengetatan harus diimplementasikan, ini harus dilakukan," pungkasnya. 
 
 
Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/11/04/314295/alasan-susi-pudjiastuti-ancam-mundur-jadi-menteri

Susi Pudjiastuti Ancam Mundur Jadi Menteri

Metrotvnews.com, Jakarta: Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) ini cukup menyedot sorotan masyarakat dengan gayanya yang nyentrik.

Baru sekitar sembilan hari menjadi menteri KKP, Susi sudah mengancam akan mundur dari kabinet dan pulang ke kampung halamannya di Pangandaran, Jawa Barat.

Mengutip laman Facebook Susi Pudjiastuti, Selasa (4/11/2014), Susi mengunggah ancamannya sekitar dua jam lalu. Sebagai menteri KKP, kata dia, ia tak mau ambil kompromi.

"Saya akan mundur dari kabinet dan memilih pulang ke kampung halaman saya di Pangandaran jika birokrasi bergerak lambat dalam merespons rencana saya membuat peraturan menteri yang mendukung para nelayan," ujar Susi dalam laman jerjaring sosialnya.

Susi menambahkan di Facebooknya yang sudah di-like oleh 41.285 orang ini, dirinya mengkritisi birokrasi di Indonesia, khususnya terkait dengan nelayan, yang sangat lama.

"Katanya kalau di birokrat mau mengubah peraturan butuh waktu dua tahun, tapi kalau dua tahun mending saya keluar saja. Masa saya kerja dua tahun tidak menghasilkan apa-apa, tapi kata Menkumham janji dapat diselesaikan dua hari. Kalau dua tahun saya pulang saja ke Pangandaran," tegas dia.

Susi menjelaskan aturan dan pengawasan terkait perikanan akan dibuat jelas di dalam peraturan menteri yang akan diputuskan wanita nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan ini.

"Sebetulnya secara undang-undang perikanan kita sudah punya, sekarang saya mau bikin jelas saja per Keputusan Menteri untuk setiap item supaya lebih 'clear' kepada semua pemain. Kemudian untuk pengawasan akan bekerja sama dengan semua depertemen dan instansi," tambahnya.

Dirinya pun berharap Peraturan Menteri yang akan dibuat dapat terealisasi secepatnya. Menurut dia, dengan komitmen bersama di Kabinet Kerja, semua permasalahan saat ini dapat diselesaikan termasuk mengubah aturan yang memberatkan nelayan ataupun investor.

"Saya punya perasaan Kabinet Kerja ini sangat 'open', border-border, sekat-sekat antardepertemen sudah tidak ada lagi. Mudah-mudahan dengan komitmen bersama kita dapat menyelesaikan segala permasalahan, mengubah aturan yang menyulitkan seperti retribusi-retribusi," tutup dia. 
 
 
Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/11/04/314121/duh-susi-pudjiastuti-ancam-mundur-jadi-menteri

Investor Minati Industri Penerbangan Indonesia

Metrotvnews.com, Jakarta: Pebisnis asal Inggris yang tergabung dalam Tim Investasi dan Perdagangan Kerajaan Inggris (The United Kingdom Trade and Investment) bidang aviasi dan bandar udara mengunjungi Citilink Indonesia. Pertemuan itu untuk mengetahui perkembangan serta prospek industri penerbangan nasional.

Kelompok investor yang dipimpin oleh Stephen Myatt itu berkomunikasi dengan Direktur Keuangan Citilink Albert Burhan. Pertemuan itu membahas persiapan menjelang ASEAN Open Sky 2015.

"Citilink menyambut baik kedatangan sekelompok pengusaha asal Inggris ini karena kita bisa sama-sama mengenali dan mencari peluang bisnis yang ada di Indonesia dan juga di Eropa. Inggris merupakan salah satu negara terdepan dalam bisnis dan penguasaan teknologi penerbangan, sehingga Citilink merasa perlu juga untuk memiliki akses langsung ke industri mereka," kata Albert dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Sementara itu, Stephen Myatt mengatakan, tujuan dari misi ini adalah untuk menjalin relasi bisnis dan melihat peluang. Serta memahami prospek bisnis penerbangan di Indonesia. Kunjungan kali ini dapat membantu menemukan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dan dalam jangka panjang.

"Misi dagang kami juga terkait dengan Forum Bisnis Aviasi Indonesia yang mendorong peningkatan kegiatan bisnis dan kerjasama antara kalangan pebisnis dan pemerintahan, sehingga para pemimpin industri penerbangan bisa memberikan solusi yang berkelanjutan. Apalagi, mengingat pertumbuhan yang pesat sekaligus mengantisipasi pelaksanaan ASEAN Open Sky," kata Myatt yang juga sebagai penasehat perdagangan internasional.

Rombongan yang terdiri dari 14 pengusaha dan dua penasehat bisnis bidang penerbangan dan bandara itu berada di Indonesia pada 3 hingga 7 November. Selain mengunjungi Citilink juga mengunjungi sejumlah komunitas bisnis lain dan kalangan pemerintah.

Jelang ASEAN Open Sky 2015, lalu lintas pergerakan penumpang tahunan Indonesia diperkirakan meningkat dari 105 juta penumpang di tahun 2010 menjadi 358 juta penumpang pada 2025, dengan catatan pertumbuhan ekonomi rata-rata 8,5% per tahun. Kondisi tersebut menjadikan industri penerbangan dan bandara di Indonesia akan mendapatkan tekanan yang luar biasa sehingga perlu untuk melakukan perluasan kapasitas dan fasilitas di kedua sektor tersebut.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang mencapai 242 juta jiwa dan pertumbuhan rata-rata GDP 6.2% memperlihatkan pertumbuhan pasar penerbangan yang dramatis. Pergerakan penumpang dan penerbangan internasional tumbuh 13% sedangkan hal yang sama juga terjadi di penerbangan domestik yang mencapai 16%, dan pergerakan penumpang domestik tumbuh 20% pada 2010/2011. 
 
 
Sumber : http://ekonomi.metrotvnews.com/read/2014/11/04/314191/investor-minati-industri-penerbangan-indonesia

TNI AU Sergap Pesawat Penyusup

Metrotvnews.com. Kupang. Penyupan wilayah udara RI oleh pesawat terbang asing kembali terjadi. Pesawat yang terbang menuju Australia itu berhasil disergap Sukhoi TNI AU.

"Pesawat dipaksa mendarat di Lanud Eltari Kupang, pukul 13.30 WIB," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama Hadi Tjahyanto kepada Metrotvnews.com, Senin (3/11/2014).

Awak dan penumpang pesawat saat ini sedang diperiksa TNI AU di Lanud Eltari, Kupang. Pesawat itu diduga memasuki wilayah udara RI tanpa izin lengkap.

Pesawat pesawat bermesin jet Gulfstream IV dengan nomor penerbangan HZ-103 itu pun disergap. Penyergapan dilakukan pada jarak 150 km timur laut Kupang di ketinggian 41 ribu feets dengan kecepatan 450 kts oleh satuan Sukhoi TNI AU.

"Untuk sementara diketahui sebagai penerbangan tak berjadwal yang terbang dari Singapura menuju Darwin, Australia," jelas Marsma Hadi Tjahyanto.


Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2014/11/03/313569/lagi-tni-au-sergap-pesawat-penyusup

Titiek Soeharto : Benar Kata Gus Dur, DPR Sama dengan TK

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR Masih terbelah. Lembaga legislatif itu terus menjadi sorotan publik. Banyak kalangan melontarkan penilaian negatif terhadap kondisi DPR saat ini.

Tak terkecuali anggota DPR sendiri. Wakil Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto, misalnya, yang mengaku terkejut dengan adanya Pimpinan DPR tandingan versi Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Dia menyayangkan sikap yang diambil partai koalisi pendukung pemerintah itu.

Menyindir koleganya sesama anggota dewan di KIH, Titiek mengutip mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menyebut DPR sama dengan taman kanak-kanak (TK).

"Apa kata Gus Dur benar, DPR taman kanak-kanak (TK)," kata Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

KIH, kata Titiek, seharusnya legowo, seperti apa yang dilakukan Koalisi Merah Putih (KMP) ketika kalah dalam Pilpres 2014.

"Kemarin kita disebut tak legowo ketika di Pilpres, kita dituding bikin keonaran. Kenyataannya tidak ada seperti itu. Di seberang sana (KIH) justru menghambat kerja parlemen," terang putri mantan Presiden Soeharto ini.

Titiek berharap Pimpinan DPR melalui paripurna bisa merangkul semua pihak untuk bersatu. Yang jelas KIH harus bisa menerima 'kekalahan' di ranah legislatif.

"Kalau semua ada tandingan, bisa-bisa nanti ada RT tandingan. Kita sebagai wakil rakyat, seharusnya beri contoh baik," tutup politikus Golkar ini. 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2014/11/04/313981/titiek-soeharto-benar-kata-gus-dur-dpr-sama-dengan-tk

Ditanya soal Nadine, Menteri Susi Tutup Muka Pakai Selendang

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi target wartawan DPR ketika mengunjungi DPD RI hari ini. Selain soal agenda, Menteri Susi juga ditanya soal anaknya, Nadine Kaiser.

Nadine yang jelita belakangan menjadi buah bibir di media sosial. Apalagi setelah Kaesang, putra Presiden Jokowi, terlibat dalam pembicaraan dunia maya itu. "Kan gara-gara kalian. Bikin susah semua," kata Susi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Ketika terus diburu wartawan, Menteri Susi sempat menutup muka dengan selendang coklat yang menggantung di lehernya. Susi mempercepat langkah. Ulah sang menteri sontak mengundang tawa para wartawan.

Sebelum menuju ruang GBHN, Susi sempat menemui Ketua DPD Irman Gusman di Nusantara III. Ia tak mau berbagi apa yang dibahas di sana.

"Ngomongin pekerjaan saya selama dua minggu ini. Tentang kelautan dan perikanan. Everything about," kata Susi. 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/read/2014/11/05/314821/ditanya-soal-nadine-menteri-susi-tutup-muka-pakai-selendang

Kerbau Pusaka Keraton Surakarta Mati Dibunuh

Solo - Salah satu kerbau bule milik Keraton Kasunanan Surakarta ditemukan tak bernyawa setelah menderita cukup lama. Kerbau tersebut menjadi korban dari ulah orang tak bertanggung jawab yang menyiksanya dengan cara menusukkan benda tajam ke bagian lambungnya beberapa waktu sebelumnya.

Bagong, nama kerbau jantan keturunan kerbau Kyai Slamet tersebut, selama ini memang tidak tinggal bersama kawanan kerabatnya di kompleks Alun-alun Selatan Keraton Surakarta. Bagong sejak kecil memang nyaman tinggal di dekat areal persawahan di Grogol Sukoharjo, sekitar 5 km dari kompleks Keraton. Beberapa kali dipindahkan untuk bergabung, namun selalu kembali ke tempat tinggalnya di sawah itu.

Sekitar dua pekan lalu, Bagong menjadi korban orang iseng. Dia diketemukan terluka parah di bagian lambung akibat tertusuk benda tajam. Di sekitar lokasi tidak diketemukan benda yang digunakan untuk menusuk, namun melihat lukanya yang dalam dipastikan benda yang dipakai untuk melukai adalah benda tajam.

Upaya perawatan sudah dilakukan terhadap kerbau yang sering dipandang sebagai bagian dari pusaka Keraton Surakarta tersebut. Namun setelah menderita beberapa waktu, pada Selasa (4/11) malam kerbau si Bagong menemui ajal. Luka akibat tusukan yang dideritanya telah mengakibatkan infeksi pada tubuhnya.

"Langsung dimakamkan tadi malam di Alun-alun Selatan. Meskipun selama ini dia tidak tinggal bersama yang lain di sini, namun sesuai tradisi semua kerbau keturunan Kyai Slamet yang meninggal selalu dimakamkan di sini dengan perlakuan khusus," ujar Satryo Hadinagoro, salah satu kerabat Keraton Surakarta, Rabu (5/11/2014).

Pemakaman dilakukan oleh para abdidalem dibantu warga. Adapun perlakuan khusus yang dimaksudkan adalah dengan cara dibungkus kafan serta mendapat penghormatan khusus sebagai hewan kesayangan raja dinasti Mataram secara turun temurun.

Sumber : http://forum.detik.com/setelah-ditusuk-orang-bagong-kebo-bule-keraton-solo-mati-t1062605.html?query-string
Copyright © 2014 Indonesiaku